Setjen Wantannas Lantik Kolonel Slamet Riyadi

Pada hari Senin, tanggal 11 Januari 2016, bertempat di Ruang Nakula, Lt.6. Gedung Kemenko Polhukam, Jl.Medan Merdeka Barat 15 – Jakarta, dilakukan Pelantikan Pejabat Eselon II di lingkungan Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional. Hadir sebagai pemimpin upacara pelantikan sekaligus pengambil sumpah adalah Sesjen Wantannas, Letjen TNI M.Munir. Pelantikan yang berlangsung dengan khidmat dan tertib tersebut dihadiri oleh seluruh Pejabat Eselon I, II, III dan IV serta seluruh Staf di lingkungan Setjen Wantannas. Adapun yang bertindak sebagai saksi pengambilan Sumpah adalah Pembantu Deputi Bidang Lingkungan Pemerintahan, Brigjen TNI Agus Suharto,S.IP,MM dan Pembantu Deputi Bidang Pertahanan dan Keamanan, Brigjen TNI Afanti S Uloli, SE, M.Si.

Pejabat yang dilantik adalah Kolonel Inf Slamet Riyadi sebagai Pembantu Deputi Bidang Lingkungan Sosial menggantikan pejabat sebelumnya yaitu Brigjen TNI Afandi Abdullah, SH, M.A yang akan memasuki masa purna bhakti.

Mengawali amanatnya Sesjen menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada Kolonel Inf Slamet Riyadi seraya mengingatkan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dan menuntut tanggung jawab yang besar. Sesjen Wantannas memberikan kepercayaan kepada pejabat yang baru dilantik untuk melaksanakan tugas dengan baik, bekerja penuh dedikasi, mencapai prestasi dan loyal pada profesi, dan dapat menjadi tauladan di lingkungan kerja.

Selanjutnya Sesjen memberikan gambaran kepada personil yang baru dilantik, bahwa Setjen Wantannas merupakan institusi negara yang bertugas memberi masukan pertimbangan kepada Presiden mengenai masalah-masalah strategis. Oleh karena itu diperlukan respon yang cepat dan baik dalam melakukan telaahan serta kajian terhadap dinamika masalah-masalah yang berkembang demikian cepat di tengah-tengah lingkungan strategis baik nasional, regional maupun global.

Diakhir amanatnya Sesjen menyampaikan mengenai indikator kinerja yang disampaikan oleh Menteri PAN dan RB pada tahun 2015 yang baru lalu, bahwa produk kajian Wantannas lebih tajam dan berbobot dibandingkan dengan Kementerian/ Lembaga lain dapat dijadikan refleksi bahwa dengan ide pemikiran bersama rekomendasi kajian kita harus menjadi produk yang lebih unggul, lebih baik, lebih kredibel, makin berprestasi dan makin mendapatkan apresiasi di tahun 2016.