Setjen Wantannas Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Sam Ratulangi

Rabu, 16 Maret 2016 bertempat di Ruang Sidang Rektorat Unsrat, Bahu, Manado, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman/MoU antara Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional dengan Universitas Sam Ratulangi/Unsrat. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, Letjen TNI M.Munir dengan Rektor Unsrat Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Kumaat MSc. DEA. Adapun tema MoU tersebut yaitu Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Dalam Rangka Penguatan Ekonomi Kerakyatan.

Kegiatan penandatanganan tersebut turut dihadiri oleh Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Sulaiman Agusto, Danlantamal diwakili Letkol Laut Steven, S.T Kadiskes Lantamal VII/Manado, Wakapolda Sulut diwakili Kombes Pol Drs. Sutrisno Yudi Hermawan, Danlanud Sri Manado diwakili oleh Letkol Pas Wendy Kadis Ops, Para Pimpinan Fakultas se-Unsrat, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Koordinator Pidana Khusus Erwin Purba

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Kumaat MSc. DEA dalam sambutannya menyampaikan, negara Indonesia adalah negara kepulauan yang strategis dengan perairan seluas 80 persen dan posisi geografi Indonesia berada pada lalu lintas perdagangan dunia. Namun demikian, disisi lain laut Indonesia memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia yaitu sebagai pemersatu bangsa, media perhubungan, media sumber daya, media pertahanan dan keamanan hingga diplomasi.

Lebih lanjut Rektor Unsrat menyampaikan bahwa kebijakan strategi pengamanan wilayah nasional harus diperoleh sebagai strategi pertahanan keamanan dan pengembangan wilayah perbatasan. Arah kebijakan pengelolaan wilayah perbatasan memang telah mulai berubah dari arah kebijakan pembangunan yang selama ini cenderung ber-orientasi inward looking menjadi outward looking. Paradigma outward looking yaitu diarahkan pada pengembangan wilayah perbatasan sebagai beranda depan Negara yang berfungsi sebagai pintu gerbang semua aktifitas, khususnya ekonomi dan perdagangan.

Sementara itu Sesjen Wantannas diawal sambutannya menjelaskan secara ringkas mengenai tugas pokok dan fungi Setjen Wantannas. Kerjasama dengan Unsrat diharapkan dapat memberikan masukan dari pendekatan akademis terkait dengan terealisasinya konsep pemberdayaan masyarakat pesisir dalam upaya memperkuat dan meningkatkan kemajuan perekonomian daerah berbasis pada ekonomi kerakyatan sehingga mampu meningkatkan ketahanan nasional di bidang ekonomi sekaligus mengurangi angka kemiskinan.