MAYJEN TNI NUGROHO WIDYOTOMO DILANTIK MENJADI SESJEN WANTANNAS

Kamis, 13 Oktober 2016, bertempat di Ruang Parikesit, Gedung Kemenko Polhukam, Jl.Medan Merdeka Barat 15 Jakarta, diselenggarakan pelantikan dan pengambilan sumpah Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 92/TPA Tahun 2016. Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin oleh Menko Polhukam, Jenderal TNI (Purn) Wiranto. Menko Polhukam melantik Mayjen TNI Nugroho Widyotomo sebagai Sesjen Wantannas menggantikan Letnan Jenderal TNI M.Munir yang akan memasuki masa purna bhakti.

Kegiatan pelantikan yang berlangsung dengan khidmat dan tertib tersebut dihadiri oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, para pejabat di lingkungan TNI, para pejabat di lingkungan Kemenko Polhukam, para pejabat di lingkungan Setjen Wantannas, para pejabat di Kementerian dan Lembaga, serta undangan lainnya.

Mengawali sambutannya, Menko Polhukam mengucapkan selamat atas terpilihnya Mayjen TNI Nugroho Widyotomo sebagai Sesjen Wantannas, teriring harapan dan doa semoga amanah yang diberikan oleh pemerintah dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya “Saya yakin berbekal latar belakang pendidikan dan penugasan serta pengalaman di berbagai wilayah pengabdian, saudara akan mampu melaksanakan tugas, memimpin organisasi Setjen Wantannas dengan sebaik-baiknya” ujar Menko Polhukam.

Masih dalam sambutannya, Menko Polhukam menyampaikan tugas pokok dan fungsi Wantannas adalah merumuskan kebijakan strategis dan memberikan rekomendasi saran tindak yang relevan dan mutakhir dalam hal pembinaan ketahanan nasional. Jejak pengalaman Wantannas telah melewati rentang sejarah yang panjang dan telah mengalami metamorphosis dalam hal peran dan fungsinya, menyesuaikan dengan perkembangan dinamika nasional. “Jejak-jejak tersebut membuktikan bahwa Wantannas adalah organisasi yang sangat vital dalam mengelola keberlangsungan negara RI dari awal masa kemerdekaan sampai dengan saat ini. Dimasa depan dengan semakin berkembangnya dinamika dan ancaman terhadap keutuhan negara maka tugas Wantannas akan semakin berat khususnya dalam merumuskan kebijakan strategis nasional yang tepat dan relevan kepada Presiden” ujar mantan Panglima TNI tersebut.

Lebih lanjut Menko Polhukam menyampaikan bahwa pada saat ini Presiden dengan Nawacita ingin mewujudkan pembangunan di segala bidang dengan agenda priotitas yang sudah digariskan, sebagai contoh yaitu paket Kebijakan Ekonomi yang sudah mulai terlihat hasilnya dalam menghadapi kondisi perlambatan ekonomi dunia. Kemudian pada bidang hukum, Presiden menginginkan adanya terobosan revitalisasi hukum yang didalamnya tercakup langkah-langkah progresif dalam rangka perbaikan instrumen hukum, aparatur penegak hukum dan budaya hukum.

Di akhir sambutannya, Menko Polhukam menyampaikan, “Selain ritme kerja yang dinamis kita juga harus beradaptasi dengan keinginan Bapak Presiden yang tidak segan-segan bergerak dengan cara out of the box untuk menjadi solusi terhadap berbagai permasalahan nasional. Sehingga Wantannas kedepan diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis dan dapat dirumuskan secara aplikatif guna mendorong percepatan pembangunan”.