PENANDATANGAN NOTA KESEPAHAMAN ANTARA DEWAN KETAHANAN NASIONAL DENGAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)

Pada hari Senin, 20 Februari 2017, pukul 09.15 WIB bertempat di Rektorat Institut Teknologi Bandung telah berlangsung acara penandatanganan nota kesepahaman antara Dewan Ketahanan Nasional dengan Institut Teknologi Bandung yang bertujuan untuk meningkatkan dan memberdayakan potensi para pihak secara maksimal melalui pengkajian, penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk peningkatan Ketahanan Nasional dan pembangunan nasional pada umumnya agar pengembangan sistem informasi keamanan nasional dapat dilakukan secara maksimal dalam rangka ketahanan nasional.

Dalam acara yang berlangsung akrab dan penuh dengan kekeluargaan tersebut rombongan dari Setjen Wantannas disambut oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suyardi, DEA dan staf. Acara MoU Nota Kesepahaman ini diawali dengan sambutan dan perkenalan dari pihak ITB yang langsung dipimpin oleh Rektor ITB. Sementara dari Setjen Wantannas disampaikan oleh Letjen TNI Nugroho Widyotomo.

Mengawali sambutannya, Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suyardi, DEA mengungkapkan bahwa “Wantannas merupakan suatu lembaga yang sangat prestisius di negeri ini karena langsung dipimpin oleh Presiden RI. Kemudian kalau kembali kepada topik utama dari kerjasama ini yaitu kajian strategis dan juga masalah keamanan informasi sangat sejalan dengan perkembangan yang ada di negeri ini maupun belahan bumi lain. Karena paling tidak ada tiga masalah besar yang sering diangkat di berbagai forum yang kita sebut sebagai FEW, Food, Energy, and Water. Disamping ketiga hal ini tentu ada hal yang sangat penting yang sudah masuk dalam kehidupan yaitu informasi”.

Sementara, dalam sambutannya Sesjen Wantannas Letjen TNI Nugroho Widyotomo mengungkapkan bahwa, “Di era globalisasi dan kemajuan di bidang teknologi informasi sekarang ini, telah merubah wajah dunia dan menggeser pemahaman terhadap kekuatan (power) suatu negara. Kekuatan negara tidak lagi dinilai semata-mata dari seberapa besar kekuatan militer atau ekonomi yang dimiliki, tetapi juga tergantung dari penguasaan teknologi informasi.”

Selanjutnya Sesjen Wantannas juga menekankan bahwa penandatangan nota kesepahaman antara Setjen Wantannas dan Institut Teknologi Bandung sangatlah penting. Disisi lain Sesjen juga menyampaikan bahwa “Nota kesepahaman yang dilakukan antara Wantannas dengan Insititut Teknologi Bandung merupakan hal yang sangat strategis mengingat peran Institut Teknologi Bandung sebagai salah satu Center of Excellence, diharapkan dapat memberikan masukan dari pendekatan akademis terkait dengan pengembangan sistem informasi keamanan nasional (Sisfokamnas) dan kajian-kajian strategis ketahanan nasional yang hingga tingkat tertentu dapat memberikan keamanan, kemajuan ekonomi rakyat dan ketahanan nasional sekaligus dalam rangka memberikan rekomendasi strategis kepada ketua DewanKetahanan Nasional”

Pada Nota Kesepahaman yang ditandatangani antara Setjen Wantannas dengan ITB terdapat ruang lingkup yang meliputi sebagai berikut

  1. Penelitian dan pengembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk ketahanan nasional;
  2. peningkatan kualitas sumber daya manusia bidang teknologi informasi dan komunikasi;
  3. pertemuan, seminar, dan publikasi;
  4. pemanfaatan bersama sarana dan prasarana; dan kegiatan-kegiatan lain yang disepakati kedua pihak.

Dalam kesempatan ini Sesjen Wantannas diangkat sebagai warga kehormatan ITB. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cindera mata, ramah tamah dan foto bersama kedua belah pihak Setjen Wantannas dan Institut Teknologi Bandung.

Acara ini dihadiri oleh siakademika ITB dipimpin Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suyardi DEA, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Ir. Bermawi Priyatna Iskandar, M.Sc.,Ph.D., Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan Prof. Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Alumni dan Komunikasi   Dr. Miming Miharja, S.T.,M.Sc.Eng., Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi dan Kemitraan Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto Trilaksono, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Organisasi Prof. Dr. Irawati, M.S., para dekan dan staf terkait.

Dari Wantannas dipimpin oleh Sesjen Wantannas Letjen TNI Nugroho Widyotomo dan beberapa staf antara lain Deputi Politik dan Strategi Irjen Pol Drs.Tjetjep Agus Supriyatna, M.M., M.H., Pembantu Deputi Urusan Rencana Kontinjensi Kedeputian Polstra Marsma TNI Deri Pemba Syafar M.M., Kepala Biro Persidangan dan Humas yang diwakili oleh dr. Riswandi, Analis kebijakan Bidang Rencana Kontinjensi Ekonomi Kedeputian Polstra Dr. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, S.T., M.T., dan Kepala Bagian Sistem Informasi Letkol Chb Asep Rudiantono S.E.

Dengan ditandatanganinya MoU antara Setjen Wantannas dan ITB, diharapkan akan membuat suatu kekuatan pertahanan yang komprehensif, juga berguna dalam penyajian data dan informasi untuk kajian-kajian strategis ketahanan nasional yang dilakukan Setjen Wantannas. Serta mengoptimalkan peran Setjen Wantannas dan ITB dalam memberikan kontribusi kepada peningkatan Ketahanan Nasional dan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.