KEGIATAN PELATIHAN APLIKASI SANRICE

Seiring dengan dinamika perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang demikian cepat di berbagai sektor termasuk di lingkungan pemerintahan, Setjen Wantannas pada tahun 2016 mengembangkan beberapa aplikasi sebagai bahan referensi data untuk mendukung kajian dan telaahan data di berbagai bidang. Agar aplikasi-aplikasi yang dibangun tersebut dapat dioperasionalkan oleh seluruh stake holder dan pegawai Setjen Wantannas, Biro Persidangan, Sistem Informasi dan Pengawasan Internal menyelenggarakan training lanjutan yang dilaksanakan di Situation Room.

Peserta training dibagi menjadi beberapa kelompok. Kelompok pertama telah dilaksanakan pada tanggal 6 – 10 Februari 2017, sedangkan kelompok kedua berlangsung pada tanggal 20 – 24 Februari 2017, serta kelompok ketiga berlangsung dari tanggal 6 – 10 Maret 2017 yang akan datang.

Kajian dan telahaan Setjen Wantannas mencakup berbagai isu-isu strategis di berbagai bidang, oleh karena itu salah satu aplikasi yang dibangun oleh Setjen Wantannas yakni Pusat Informasi Kewaspadaan Situasi Strategis Ketahanan Nasional (Strategic Situational Awareness of National Resilience Information Center/SANRICe) yaitu sebuah pusat informasi yang berisikan data-data mengenai sembilan komponen strategis di bidang Ipoleksosbudhankam, geografi, demografi, biografi dan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Peserta training cukup antusias dalam mengikuti pelatihan ini, setiap peserta membawa perangkap laptop masing-masing dan dipandu setiap langkah nya oleh trainer. SANRICe akan mengelola informasi mulai dari pencarian data, pembuatan basis data, pengolahan data, dan menampilkan data secara komprehensif dengan bantuan dashboard  atau secara ruang kebumian (spatial data).

Para peserta training secara bertahap mulai belajar mengisi data, menampilkan data, dan melakukan pencarian data untuk mendukung kajian dan telahaan mengenai berbagai bidang strategis yang sedang berkembang secara nasional. Aplikasi-aplikasi yang dibangun tidak hanya memuat informasi dan data dalam negeri, tetapi juga menampilkan data-data secara global dari berbagai sumber.

Pelatihan pada tahap kedua ini diikuti oleh 21 orang para Analisis Kebijakan dari Kedeputian Pengembangan dan Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan. Diharapkan SANRICe dapat menjadi salah satu sumber data yang sangat penting untuk mendukung kajian-kajian strategis Setjen Wantannas.