PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA (ESELON II) DAN JABATAN ADMINISTRATOR (ESELON III) DI LINGKUNGAN SETJEN WANTANNAS

Jabatan yang saudara emban ini merupakan sebuah amanah dan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.”

Demikian amanat pertama yang disampaikan Setjen Wantannas dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II), Kolonel Kav B. Agus Silitonga, SE sebagai Kepala Biro Perencaan Organisasi dan Keuagan (POK), jabatan Administrator (eselon III), Sri Redjeki, SH sebagai Kepala Bagian Administrasi Umum dan Imam Supriyadi, SE sebagai Kepala Bagian Kepegawaian di lingkungan Setjen Wantannas, pada hari Jum’at, 7 April 2017.

Selanjutnya, Sesjen Wantannas juga mengajak kepada seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional agar selalu meningkatkan etos kerja sebagai abdi negara untuk melakukan yang terbaik bagi instansi.

Prosesi pelantikan dan mutasi jajaran pejabat adalah bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka peningkatan kapasitas karier pegawai dan dimaksudkan untuk lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas, selain itu pelantikan hendaklah dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

Pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal. Pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai adalah kompetensi, pengabdian, dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab. Oleh karenanya, setiap pejabat hendaknya memiliki wawasan yang luas dan siap membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan. Dengan demikian, diharapkan para pejabat dapat menjadi roda penggerak organisasi.

Setjen Wantannas membutuhkan Aparatur Pemerintah yang mampu bekerja keras, dan bersinergi untuk melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan.  Oleh karena itu Sesjen menegaskan kepada pegawai yang mendapat promosi jabatan pada kesempatan ini agar jangan terus ber-euforia, akan tetapi segera menyusun program kerja untuk meningkatkan kualitas kinerja. Rotasi, mutasi ataupun promosi suatu jabatan merupakan bagian dinamisasi, proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam organisasi birokrasi, akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya. dengan demikian hendaknya hal ini dapat kita lihat dan kita tanggapi secara wajar dan sebagai hal yang biasa saja.

Struktur organisasi haruslah diisi dengan personel-personel yang loyal, profesional, dan memiliki kompetensi. Untuk itu, agar pejabat yang baru dilantik hendaknya benar-benar mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya, penuh keseriusan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Apabila penempatan pejabat sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya, maka mereka akan bekerja dengan maksimal.  Dan para pejabat yang dilantik hari ini merupakan pejabat pilihan yang mampu untuk menjawab perkembangan dan dinamika yang terus bergerak maju.

Jabatan yang diberikan selain patut disyukuri, juga harus dapat dijaga dan diimbangi dengan prestasi, kejujuran dan keikhlasan dalam bekerja. Karena dalam rangka menciptakan tatanan kepemerintahan yang baik, diperlukan adanya penempatan aparatur yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh seluruh Deputi, Staf Ahli, Kepala Biro, Bandep, Anjak dan seluruh staf di lingkungan Setjen Wantannas