RDP dengan Komisi I DPR RI tentang Evaluasi Program Kerja Tahun 2017 dan Rencana Program Kerja Tahun 2018

Rabu, tangal 17 Juni 2018 bertempat di Gedung DPR RI, Komplek Senayan, Jakarta, Setjen Wantannas melaksanakan kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI. Adapun agenda pertemuan kegiatan tersebut adalah mengenai Evaluasi Pencapaian Program Kerja Tahun 2017, Realisasi Anggaran Tahun 2017, Rencana Program Kerja Wantannas Tahun 2018, dan Kajian terhadap isu-isu aktual terkait dengan persiapan Pilkada tahun 2018 dan isu aktual lainnya sebagaimana tertera pada Surat Undangan dari Sekretariat Jenderal DPR RI Nomor PW/00309/DPR RI/I/2018 tanggal 10 Januari 2018.

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, Letnan Jenderal TNI (Purn) Nugroho Widyotomo menyampaikan bahwa realisasi belanja pegawai mencapai 91,04%, belanja modal sebesar 98,85%, dan realisasi belanja barang sebesar 90,30%. Adapun total penyerapan anggaran Setjen Wantannas pada tahun 2017 sebesar 95,35% dan terdapat sisa anggaran sebesar 4,65% adalah hasil efisiensi atas keberhasilan pencapaian seluruh target output yang direncanakan.

Pada kesempatan tersebut, Sesjen juga menyampaikan bahwa pada tahun 2017 Setjen Wantannas telah mendapatkan beberapa penghargaan diantaranya predikat Opini WTP yang ke 10 kali berturut-turut dari BPK RI, penghargaan atas kontribusi dalam pengelolan PNBP oleh Menteri Keuangan, penghargaan atas kinerja yang sangat baik bidang pengelolaan BMN tahun 2016 dari Menteri Keuangan, dan mendapatkan peringkat ke-6 atas Keterbukaan Informasi Publik untuk kategori LNS dari Komisi Informasi Pusat.

Selain Wantannas, pada kegiatan tersebut juga Gubernur Lemhannas memberikan penjelasan atas evaluasi pencapaian program kerja tahun 2017, rencana program kerja tahun 2018 dan isu-isu aktual lainnya.

Dr. Abdul Kharis Almasyahari selaku pimpinan Komisi I DPR RI mengapresiasi capaian program Wantannas dan Lemhannas tahun 2017 dan mendorong agar pencapaian kinerjanya terus di tingkatkan. Selanjutnya Komisi I DPR RI meminta kepada Lemhannas dan Wantannas untuk memberikan hasil-hasil kajiannya terkait hal-hal yang bersifat strategis sehingga terjalin sinergitas dengan pandangan/pendapat Komisi I DPR RI dalam menyikapi suatu permasalahan.