SETJEN WANTANNAS KUNJUNGI ID-SIRTII

Selasa, 13 Februari 2018 Setjen Wantannas melakukan audensi ke Kantor Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID SIRTII) di Lantai 17, Gedung Ravindo, Jl. Kebon Sirih No.75 Jakarta. Tim Setjen Wantannas di pimpin oleh Anjak Bidang Pulahinfo Kedeputian Sisnas, Kolonel Kav. Syachriyal E. Siregar, S.E.

Tim Setjen Wantannas diterima oleh Wakil Ketua ID-SIRTII, Bisyron Wahyudi dan Wakil Ketua Bidang Kerjasama Antara Lembaga, Muhammad Salman. Dalam kunjungan tersebut, Kolonel Kav. Syachriyal menjelaskan bahwa maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah untuk mengenal lebih jauh mengenai organisasi ID-SIRTII. Kunjungan tersebut juga sekaligus meminta informasi mengenai kegiatan ID-SIRTII khususnya tentang incident handling simulation.

Bisyron Wahyudi menjelaskan bahwa visi ID-SIRTII adalah membangun lingkungan internet Indonesia yang aman, nyaman dan kondusif. Adapun tujuan dibentuknya ID-SIRTII adalah mendukung terlaksananya  proses penegakan hukum, menciptakan lingkungan dan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet yang aman dari berbagai macam potensi ancaman dan gangguan, dan mendukung terlaksananya koordinasi dengan pihak-pihak terkait baik di dalam maupun luar negeri dalam upaya pencegahan, pendeteksian, peringatan dini dan mitigasi insiden pada infrastruktur strategis.

Lebih lanjut Bisyron menerangkan bahwa tugas ID-SIRTII adalah yaitu sebagai pertahanan pertama di dunia maya dalam menghadapi serangan-serangan. ID-SIRTII juga akan memantau trafik yang terjadi di indonesia, sehingga ketika ada trafik yang mencurigakan misal mendadak terjadi kenaikan trafik yang signifikan besarnya maka ID-SIRTII akan memberikan warning kepada ISP. Segala Insiden yang di deteksi oleh ID-SIRTII tercatat dan terbuka untuk umum.

Terkait dengan penangan simulasi serangan siber, Muhammad Salman menerangkan bahwa terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu kesiapan sisi teknis, kesiapan mitigasi, koordinasi antara pihak yang berkepentingan, kejelasan SOP mengenai darurat siber dan kejelasan mengenai infrastruktur kritis.