PERKUAT SILATURAHMI UNTUK KEKOMPAKAN

Jumat (2/03/2018) Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus Supriyatna, MM, MH menghadiri undangan Sekretaris Utama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Sestama BNPP) RI, Dadang Arkuni, SE, MM. Acara yang bertemakan Silaturahmi Forum Sesmenko, Sekjen, Sesmen, Sestama, Kasum TNI, Asrena TNI, Polri dan Sekda berlangsung di Pulau Ayer Kepulauan Seribu.

Sebagai pembuka acara, ditayangkan video berdurasi singkat yang menggambarkan tentang Profile BNPP. BNPP yang semula bernama Badan SAR Nasional (Basarnas), kemudian oleh Presiden Joko Widodo diubah namanya menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP). Perubahan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2016 tentang Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 6 September 2016 lalu.

“Pada saat Peraturan Presiden ini mulai berlaku, Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2007 tentang Badan SAR Nasional dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” demikian dikatakan oleh Sestama BNPP. Lebih lanjut ditambahkan olehnya, “Forum ini semata-mata bukanlah sekedar pertemuan biasa, akan tetapi lebih ditujukan pada kekompakan antar sesama peserta yang diharapkan dapat membangun kerjasama lebih erat lagi dengan BNPP,” tambah Sestama.

Menurut Pengarah Forum Sekretaris (Forses) Letjen TNI Yoedhi Swastono, BNPP merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dan dipimpin oleh kepala. BNPP memiliki kewenangan untuk mengerahkan personel dan peralatan yang dibutuhkan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Seluruh organisasi di lingkungan Badan SAR Nasional tetap menjalankan tugas dan fungsinya sampai dengan terbentuknya organisasi BNPP. Demikian juga seluruh jabatan yang ada beserta pejabat yang memangku jabatan di lingkungan Basarnas tetap melaksanakan tugas dan fungsi tanpa harus ada perubahan yang berarti. Selain memperkenalkan profil barunya, acara ini juga diisi dengan kegiatan seperti olah raga bersama, outbond dan fun game. Sebagai penutup acara, diakhiri dengan foto bersama oleh seluruh peserta diikuti oleh Puteri Pariwisata Indonesia 2017.