SETJEN WANTANNAS SELENGGARAKAN KAJIAN KEWILAYAHAN KE PROVINSI JAMBI

Kedeputian Politik dan Strategi Setjen Wantannas dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus S, MM, MH sekaligus menjabat Deputi Bidang Politik dan Strategi (Depolstra) melakukan Pengkajian Daerah (Kajida) ke Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Kegiatan yang dimulai pada Senin (12/03/2018) bertujuan untuk mendapatkan informasi maupun data yang dapat diimplementasikan sebagai landasan perumusan kebijakan nasional, utamanya yang berkaitan dengan keterbatasan sarana dan prasarana infrastruktur, khususnya jalan dan pelabuhan di wilayah provinsi Jambi.

Perwakilan dari Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) yang terdiri dari Bandep Urs. Renkon (Brigjen TNI Bernard Agustin Silitonga, SE), Karo POK (Marsma TNI Bayu Roostono, SH, MM), Anjak Bid. Pullanas Polnas (Kolonel Inf. Mochamad Affandi, S.IP, MM), Anjak Bid. Renkon Ekonomi (Kolonel Lek. Marudut Jhonson Lumbantoruan, SE), Anjak Bid. Renkon Polkam (Kolonel Arh. Dr. Budi Pramono, S.IP, MM, MA) dan Tenaga Ahli Kedeputian Polstra, Dr. Sumantri mengunjungi wilayah-wilayah penting di Provinsi Jambi.

Pada kesempatan itu, Wakil Gubernur Provinsi Jambi, Fachriumar menyambut Tim dari Setjen Wantannas, dan  berharap Wantannas bisa bekerjasama serta saling bahu membahu dalam upaya terlaksananya pembangunan yang efektif, sebagaimana diungkap saat audiensi di Ruang Utama Kantor Gubernur.

Audiensi sendiri membahas koordinasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemprov Jambi, mengingat faktor tersebut merupakan salah satu kunci sukses dalam pelaksanaan roda pemerintahan. Sinkronisasi antara program dan kegiatan yang terjalin diharapkan akan menghasilkan “multiplier effect” bagi kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus S, MM, MH sebagai Plt. Sesjen Wantannas, pada awal kegiatan menjelaskan bahwa Setjen Wantannas merupakan lembaga yang berada langsung di bawah Presiden. Dewan Ketahanan Nasional sudah ada sejak tahun 1946, memiliki tugas memberikan masukan langsung kepada Presiden, baik diminta ataupun tanpa diminta oleh Presiden dalam rangka pembinaan ketahanan nasional.

Pertemuan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang konstrukif terhadap kondusifitas iklim ketahanan nasional di daerah, khususnya provinsi Jambi sehingga pencapaian tujuan Setjen Wantannas secara kelembagaan untuk mewujudkan terbangunnya sistem keamanan nasional yang terintegrasi dapat terpenuhi.