JAM PIMPINAN DI LINGKUNGAN SETJEN WANTANNAS

Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus Supriatna, M.M, M.H. memimpin acara jam pimpinan senin 2/4//2018 di kantor setjen Wantannas Jl. Medan Merdeka Barat no. 15 Jakarta. Dalam kata pembukanya, plt Sesjen meminta kepada seluruh pejabat dan staf setjen wantannas untuk selalu berbuat baik dan jangan melihat orang lain ketika akan melakukan kebaikan, “bagaimana mungkin kita bisa membangun lembaga atau negara bila tidak dimulai dengan diri sendiri”, ujarnya.

Tiga hal yang menjadi pokok bahasan plt Sesjen Wantannas dalam jam pimpinan kali ini. Pertama adalah mengenai Review Anggaran kegiatan, beliau meminta kepada Biro POK agar  menyusun review anggaran terbaru dan sudah bisa diajukan ke satker terkait. Revisi anggaran APBN-P yang bersandar pada anggaran 2018 dan yang kedua revisi anggaran optimalisasi rakertas.

Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus Supriatna, M.M, M.H. juga meminta kepada para deputi, agar tema rakertas mendatang diubah menjadi Bela Negara (Belneg) menyesuaikan dengan tupoksi masing-masing kedeputian yang ada di rancangan perpres. Sedangkan untuk acara semiloka pertama yang temanya sudah diagendakan oleh Mayjen TNI Doni Monardo dan meminta kepada Karo POK untuk tidak dimasukan dalam optimalisasi, karena sesuai dengan arahan sesjen.

Poin kedua yang disoroti adalah tentang penyusunan Inpres Bela Negara. Ia meminta kepada tim Pokja Bela Negara untuk menyusun kembali spektrum ancaman terhadap kedaulatan bangsa. Hal ini untuk memberikan gambaran siapa dan harus berbuat apa dalam aksi Bela Negara ini. Spektrum ancaman inipun terbagi lagi menjadi dua, yakni ancaman militer dan non militer. Spektrum ancaman non militer terdiri dari beragam aspek yang harus kita kelompokan untuk dicarikan solusinya, ujarnya.

Poin ketiga, membahas masalah revitalisasi Setjen Wantannas. “Dari hasil silaturahmi Mayjen TNI Doni Monardo ke Sekretariat Negara bahwa wantannas memang harus direvitalisasi khususnya perpres 101/1999 yang sudah kurang relevan lagi untuk saat ini. Sementara apabila memang tidak memungkinkan untuk mengubah Perpresnya, kita bisa mengubah persesjennya untuk pembenahan organisasi”, ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus Supriatna, M.M, M.H. juga memaparkan ancaman-ancaman terkini yang dihadapi oleh bangsa dan negara. Diakhir acara, beliau mempersilakan kepada para Deputi, Sahli, dan Karo, untuk menyampaikan hal-hal terkait Current Issue yang berkembang saat ini. Turut hadir pada kesempatan jam pimpinan kali ini para pejabat dilingkungan Setjen Wantannas meliputi para Deputi, Sahli, Karo, Kabag dan seluruh staf Setjen Wantannas.