KOMITMEN PIMPINAN ANTAR SETJEN WANTANNAS RAIH WTP

“Setjen Wantannas tahun ini dipastikan akan raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-11 kalinya” demikian cuplikan sambutan Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus Supriyatna, MM, MH dalam acara Serah Terima Memorandum kepada Sesjen Wantannas Mayjen TNI Doni Monardo, Jumat (6/04/2018). “Setjen Wantannas sudah mendapat predikat WTP sampai 10 kali dan tahun ini Insya Allah yang ke-11. Alhamdulillah semua ini tercapai berkat dukungan seluruh personel Setjen Wantannas.

Menanggapi adanya komentar miring mengenai banyaknya opini WTP yang diraih, Tjetjep pun menanggpi bahwa hal tersebut dapat tercapai berkat “komitmen” untuk mensukseskan pelaksanaan anggaran. “Saya juga sempat mendengar komentar yang kurang enak pada saat rapat bersama BPKP, kalau Setjen Wantannas mudah mendapatkan WTP karena anggarannya tidak terlalu besar. Kemudian saya jawab, maaf bukan karena anggaran kecil atau besar. Tapi karena adanya “komitmen” dari pimpinan dan rekan-rekan kami untuk mensukseskan pelaksanaan anggaran ini. Kalau tidak ada “komitmen”, tidak mungkin kita mendapatkan hasil WTP tersebut,” jelas Tjetjep.

Ia pun melanjutkan, pada akhirnya kata “komitmen” itu dijadikan catatan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan maksud bahwa Setjen Wantannas adalah pengguna anggaran yang baik.

Hal lain yang turut diamati oleh Tjetjep adalah sambutan Menko Polhukam yang mengatasnamakan Presiden RI pada acara Pelantikan Sesjen Wantannas. “Ada dua point yang harus kita tindak lanjuti dalam mendukung tupoksi Sesjen yaitu pertama Pembinaan Ketahanan Nasional dalam kaitannya dengan penyusunan rumusan kebijakan termasuk di dalamnya Pancagtra dan Trigatra. Kedua terkait dengan Pembinaan Bela Negara. Yang perlu digaris bawahi disini yaitu Setjen Wantannas tidak mengambil alih tugas dari kementerian lain,” tambah Tjetjep.

Ditegaskan juga oleh Tjetjep bahwa Pembinaan Bela Negara ini bukan militeristik. Artinya semua Warga Negara Indonesia tanpa terkecuali harus memiliki rasa bela negara. Adapun memorandum yang diserahkan kepada Mayjen TNI Doni Monardo selaku kapasitasnya sebagai Sesjen Wantannas berisikan visi, misi dan tupoksi Setjen Wantannas, pembinaan personil serta penggunaan personil itu sendiri.