Wakil Presiden RI Jusuf Kalla Terima Sesjen Wantannas

 

Jum’at 27/04/2018, Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, Mayjen TNI Doni Monardo berkesempatan melakukan audiensi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jl. Veteran III Jakarta Pusat. Sesjen didampingi oleh Deputi Polstra Irjen Pol Drs. Tjetjep Agus Supriyatna, M.M., M.H, Deputi Jiandra Laksda TNI Teguh Prihantono, Deputi Pengembangan Emir Panji Dermawan, S.Sos, serta para Sahli dan Kepala Biro Setjen Wantannas.

 

Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut, Sesjen melaporkan rencana kegiatan Wantannas kedepan. Sesjen juga melaporkan kepada Wakil Presiden bahwa saat ini Setjen Wantannas sedang menyusun dokumen tentang spektrum ancaman yang akan digunakan sebagai masukan kepada Ketua Wantannas yakni Presiden Republik Indonesia.

 

Spektrum ancaman yang dimaksud oleh Sesjen yaitu ancaman yang bersifat militer dan non militer. Sesjen juga menjelaskan bahwa saat ini ancaman faktual yang sedang dihadapi bangsa adalah ancaman yang bersifat non militer.

 

Selanjutnya, Sesjen Wantannas juga melaporkan tentang progres kemajuan program Citarum Harum. Program yang dimulai saat Mayjen TNI Doni Monardo menjabat sebagai pangdam III Siliwangi tersebut kini telah mempunyai payung hukum dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) no 15 tahun 2018  terkait percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran sungai Citarum. Dalam Perpres yang ditandatangani 14 Maret tersebut, sebanyak 18 Kementerian, Lembaga Negara, TNI dan Polri dilibatkan untuk mendukung mengatasai masalah Citarum.

 

 

Sesjen juga melaporkan rencana Setjen Wantannas pada bulan Juli 2018 nanti yang akan mengadakan acara Sarasehan Nasional. Dalam acara Saresehan tersebut rencananya akan menghadirkan tokoh-tokoh yang pernah terlibat konflik di Maluku. Ia berharap agar Wakil Presiden berkenan hadir dalam acara tersebut karena Wapress sebelumnya juga merupakan salah satu tokoh yang turut berperan besar dalam proses perdamaian konflik di Provinsi Maluku dan Nanggroe Aceh Darussalam.

 

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut baik kedatangan rombongan dari Setjen Wantannas. Ia berharap agar Wantannas bisa menyusun spektrum ancaman yang baik dan cara untuk menangkal ancaman tersebut.

 

Wapres juga menceritakan pengalamannya saat menyelesaikan berbagai konflik yang terjadi di Provinsi Maluku dan Nanggroe Aceh Darussalam. Ia menegaskan bahwa semua konflik di dunia semuanya bersumber dari ketidakadilan. Oleh karenanya satu-satunya cara menyelesaikan konflik adalah dengan menciptakan keadilan untuk semua pihak.

 

Diakhir acara, Wakil Presiden RI dan Sesjen Wantannas beserta para staf menyempatkan diri untuk berfoto bersama.