BPK dan Setjen Wantannas Lakukan Exit Meeting Atas Pemeriksaan Laporan Keuangan

Kamis, 17 Mei 2018 bertempat di Lt. 5 Ruang NKRI Kantor Setjen Wantannas diselenggarakan rapat antara Setjen Wantannas dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka kegiatan Exit Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan (LK) Setjen Wantannas Tahun 2017.

 

Deputi Politik dan Strategi, Irjen Pol. Drs. Tjetjep Agus S, MM, MH sebagai perwakilan Sesjen Wantannas menyampaikan terima kasih kepada Tim Pemeriksa dari BPK yang telah selesai melakukan audit atas laporan keuangan Setjen Wantannas. Deputi mengatakan bahwa tak ada gading yang tak retak, oleh karenanya sebagai sebuah institusi tentu saja terdapat beberapa kesalahan dan kekeliruan dalam melakukan pertanggung jawaban keuangan selama tahun 2017. Sehingga diharapkan agar hasil audit BPK tersebut dijadikan bahan evaluasi agar kesalahan serupa tidak terulang kembali.

 

Wakil Penanggungjawab Pemeriksaan I BPK, Edi Witono menjelaskan bahwa agenda pertemuan ini yaitu menjelaskan mengenai tujuan pemeriksaan, unsur LK, asersi manajemen, pemeriksaan LK, perkembangan Opini LK Wantannas, temuan pemeriksaan atas SPI, temuan pemeriksaan atas kepatuhan, dan tahapan pemeriksaan setelah exit meeting.

 

Edi Witono menjelaskan bahwa pemeriksaan atas LK Setjen Wantannas tahun 2017 bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran penyajian LK Setjen Wantannas tahun 2017 dengan memperhatikan kesesuaian LK dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Kecukupan pengungkapan informasi keuangan dalam LK sesuai dengan yang diatur dalam SAP, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan terkait dengan pengelolaan keuangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern (SPI).

 

Masih dalam kesempatan tersebut, Edi Witono menjelaskan bahwa unsur LK meliputi Laporan realisasi anggaran, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas, neraca, dan catatan atas laporan keuangan.

 

Setelah BPK menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan, Setjen Wantannas dipersilahkan untuk memberikan tanggapan atas temuan tersebut  dan membuat sebuah rencana tindakan perbaikan (action plan). Hadir dalam acara ini seluruh Tim BPK dan KAP yang terlibat, sedangkan dari Setjen Wantannas turut hadir, Mayjen TNI Aris Martono Haryadi, Laksda TNI Teguh Prihantono, S.sos, Marsda TNI Emir Panji Sermawan, S.Sos, Brigjen TNI Isaac Marcus P, Brigjen TNI Afanti S. Uloli, S.E, M.Si., Marsma TNI Bayu Roostono, S.H, M.M , para PPK dan Staf Setjen Wantannas lainnya.