Deputi Politik dan Strategi Pimpin Kegiatan Jam Pimpinan

Pada hari Senin, 4 Juni 2018 bertempat di Ruang Rapat Lt.5, Kantor Setjen Wantannas, Jl.Medan Merdeka 15, Jakarta diselenggarakan forum Jam Pimpinan dihadiri oleh para Deputi, para Staf Ahli, para Bandep, para Anjak, dan seluruh pegawai Setjen Wantannas.

 

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut di pimpin oleh Deputi Politik dan Strategi, Irjen Pol Drs. Tjepjep Agus S, MM,MH. Mengawali arahannya, Depolstra menyampaikan bahwa sesuai dengan petunjuk Sesjen Wantannas setidaknya terdapat dua hal yang menjadi prioritas saat ini. Kedua hal tersebut yaitu produk Bela Negara (Belneg) dipercepat dan pada Bulan Juni 2018 telah diajukan ke Kantor Staf Presiden (KSP) serta prioritas kajian Setjen Wantannas harus terkait dengan kepentingan terkini dan bersifat implementatif.

 

Setjen Wantannas perlu meningkatkan kajiannya agar lebih bersifat implementatif. Untuk itu Staf Sesjen Wantannas harus dapat mengimbangi langkah cepat dari Sesjen dan juga harus mendukung kegiatan Sesjen melalui metode POAC dan sistem dengan mengunakan metode Man, Money, Material, Method dan Machine.

 

Depolstra menegaskan tentang perlunya menelaah kembali kajian-kajian yang telah disusun sehingga kajian tersebut dapat diimplementasikan atau dieksekusi oleh K/L terkait.

Masih dalam kesempatan yang sama Depolstra mengingatkan bahwa  kajian Setjen Wantannas harus berpedoman pada Nawacita Presiden Joko Widodo terutama tentang infrastruktur dan SDM, contohnya: pengelolaan Sungai Citarum dalam program Citarum Harum.

 

Di sisi lain, sehubungan dengan rencana akan diselenggarakannya kegiatan Sarasehan Nasional yang akan digelar pada tangal 10 dan 11 Juli 2018 yang akan datang, dengan tema Pembelajaran dari Konflik dan damai Maluku & Maluku Utara untuk Ketahanan Nasional, Depolstra menghimbau bahwa seluruh Staf Setjen Wantannas harus mendukung program tersebut.

 

Masih dalam kesempatan yang sama Depolstra mengatakan; “program ini sangat baik dimana sebuah peristiwa dan konflik masa lalu yang dikemas oleh Letjen TNI Doni Monardo yang menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat Mauluku yaitu program Emas Biru dan Emas Hijau”, ujarnya.

 

Pada akhir forum tersebut, diselenggarakan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan oleh peserta Jam Pimpinan untuk menyampaikan saran dan pendapatnya. Kegiatan jam pimpinan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan ditutup pada pukul 10.00 WIB setelah forum diskusi selesai.