Mengembalikan Kejayaan Maluku melalui Local Wisdom

Dalam konferensi pers yang digelar Setjen Wantannas pada Selasa (10/7/18) sehubungan dengan Sarasehan Nasional MERAWAT PERDAMAIAN, ditegaskan kembali enam narasi yang menjadi tujuan diadakan kegiatan Sarasehan ini, mulai dari menjadi bahan pembelajaran bagi komponen bangsa dalam semangat Bhineka Tunggal Ika, mengembalikan kejayaan rempah-rempah Nusantara, meningkatkan hasil perikanan laut baik perikanan tangkap maupun budidaya dalam rangka meningkatkan perekonomian, meningkatkan potensi pariwisata dan keindahan alam sampai masalah keamanan dan persatuan orang Maluku.

 

Mayjen TNI Toto Siswanto mengingatkan bahwa berangkat dari kisah sukses Maluku, bangsa-bangsa lain dapat belajar untuk menghadapi tantangan dalam menyelesaikan konflik, yaitu dengan memanfaatkan local wisdom sebagai pemersatu dalam pengendalian konflik.

 

Pada kesempatan yang sama, Brigjen TNI Isaac Marcus, Kepala Biro PSP Setjen Wantannas, menegaskan “masalah konflik sudah tidak patut lagi untuk diingat karena itu adalah masa lalu. Kini yang diperlukan oleh generasi muda dalam konteks kekinian adalah mengangkat kembali kejayaan Maluku. Orang Maluku pernah dikenal memiliki banyak pemudanya yang menjadi kaum cendekiawan, bahkan ada tempat yang dikenal sebagai kampung raja-raja.”

 

Kegiatan Sarasehan Nasional ini hanyalah bagian dari rangkaian kegiatan pengembangan potensi alam Maluku, yang sudah dimulai dengan program Emas Biru dan Emas Hijau untuk tujuan kemakmuran rakyat Maluku.