Pembangunan Daerah yang Baik Kunci Solusi Konflik

Wakil Presiden Republik Indonesia, H. Muhammad Jusuf Kalla memberikan keynote speech pada acara Sarasehan Nasional MERAWAT PERDAMAIAN bertema ”Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai di Maluku dan Maluku Utara untuk Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur” yang diselenggarakan oleh Setjen Wantannas pada tanggal 10-11 Juli 2018 di Hotel JS Luwansa, Jakarta.

 

Setelah resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, S.H, acara Sarasehan selama dua hari ini akan menyajikan sesi-sesi diskusi yang menghadirkan para pembicara mumpuni di bidangnya. Dalam keynote speech-nya Jusuf Kalla menjelaskan “konflik Maluku bukan seperti yang disangka banyak orang, karena konflik di Maluku bukanlah masalah agama. Dua masalah pokok yang menjadi penyebab konflik adalah masalah ekonomi dan politik.”

 

Agama, menurut Jusuf Kalla, dapat membawa orang menjadi baik dan dapat pula membawa perselisihan serta dapat membuat orang senang. Dari apa yang terjadi di Maluku, yang harus dilakukan adalah memajukan ekonomi bersama-sama dengan menggarap kekayaan alam dan mengedepankan kedamaian melalui pendekatan kerukunan. Diharapkan kedepannya Maluku dapat mengutamakan pembanguan daerah yang baik.