Tingkatkan Kompetensi Untuk Hadapi Ancaman Siber

Sesjen Wantannas Letjen TNI Doni Monardo, menutup acara Latihan Simulasi Insiden Siber di Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Kegiatan simulasi ini diselenggarakan Setjen Wantannas bersama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Konrad Adenauer Stiftung (KAS), menghadirkan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI (Purn) Djoko Setiadi sebagai pembicara. Pada sesi simulasi, kegiatan dipimpin langsung oleh Ahli Cyber Security dari Jerman Prof. Dr. Marco Gercke.

 

Sesuai dengan tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini yaitu untuk mempersiapkan koordinasi dan pengambilan keputusan yang efektif antar-lembaga dalam mengantisipasi insiden siber pada obyek vital nasional. Sesjen Wantannas menaruh harapan, kegiatan ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan para pemangku kepentingan.

 

“Saya berharap latihan kali ini bisa menmbah wawasan, pengetahuan dan kompetensi bagi semua yang hadir. Kompetensi perlu ditingkatkan bukan hanya pada bidang akademis saja. Kompetensi juga dibutuhkan di era digitalisasi seperti sekarang. Jika kompetensi meningkat, maka pertahanan kita dalam menghadapi dan mengatasi ancaman siber akan semakin kuat. Jadikanlah kemajuan teknologi sebagai pendorong untuk lebih meningkatkan knowledge dan skill kita di semua bidang, tidak hanya siber. Sekaligus mari kita tingkatkan semangat bela negara,” ujar Sesjen Wantannas.

 

Kepada Mendagri dan Kepala BSSN, Sesjen Wantannas menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingganya atas segala dukungan dan peran serta dukungan yang luar biasa sehingga Latihan Simulasi Insiden Siber ini bisa berjalan dengan baik.

 

Kepada seluruh peserta, Sesjen memberikan apresiasi untuk keseriusan dan kesungguhan selama mengikuti latihan. Sesjen menginginkan agar moment-moment pembelajaran seperti ini, dijadikan kesempatan untuk mencari solusi dari permasalahan perkembangan teknologi dan bisa dijadikan sebagai penangkal dalam mengantisipasi serangan siber.