DWP Setjen Wantannas Belajar Teknik Melukis Shibori Marble

Rabu (25/07/2018) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setjen Wantannas mengadakan pertemuan bulanan dalam rangka menjalin silaturahmi. Bekerja sama dengan House of Pipie, pertemuan kali ini mengangkat tema “Demo dan Kursus Kilat Melukis di Atas Kain dengan Menggunakan Teknik Shibori Marble. Ir. Ulupi Hastuti, MM, pendiri dan pemilik House of Pipie, memperkenalkan seni olah kain Rona Cita Celup Indonesia, sebuah teknik dalam mengolah kain menjadi sebuah karya seni bernilai tinggi dengan menggunakan berbagai teknik untuk berbagai jenis kain, terutama sutra. Namun, teknik tersebut juga bisa diaplikasikan pada kain jenis lain yang tidak mengandung bahan polyesther seperti katun.

 

Sedangkan Shibori adalah sebuah kesenian di Jepang dalam hal pewarnaan kain. Shibori dilakukan dengan mencelupkan kain pada zat pewarna alami dan memberikan ‘perlindungan’ pada bagian kain tertentu yang tidak ingin diwarnai. Perlindungan kain yang dimaksud adalah memisahkan bagian tertentu pada kain dengan cara melilit, melipat, atau mengikatnya dengan benang. Jadi ketika dicelupkan pada cairan pewarna, bagian yang terlindungi tidak ikut terwarnai. Ketika ‘pelindung’ dilepas dan kain dibentangkan, akan tercipta motif-motif indah yang menarik dengan kesan etnik.

 

Rona Cita Celup adalah ‘jelmaan’ Shibori yang saat ini sedang banyak digemari karena keunikan dan kekiniannya, serta dikombinasikan dengan teknik khas Indonesia.

Teknik pewarnaan Shibori secara garis besar dibagi menjadi 6 cara yaitu:
1. Kanoko Shibori: menghasilkan motif tye dye yang banyak dijumpai di pasar Indonesia.
2. Miura Shibori: teknik yang tepat bagi pemula.
3. Kumo Shibori: teknik yang memerlukan ketelitian tinggi.
4. Orinui Shibori: teknik dengan menggunakan pola jahitan tertentu yang dilakukan seirama pada beberapa bagian kain.
5. Arashi Shibori: teknik yang menyerupai badai dengan cara melilitkan kain pada sebatang pipa secara diagonal.
6. Itajime Shibori: teknik yang menggunakan dua bilah kayu. Motif yang dihasilkan nantinya bernuansa kotak-kotak.
7. Marble atau Marmer Shibori: Teknik pengerutan pada kain. Menghasilkan desain pola marmer.

 

Sekilas tentang Ir. Ulupi Hastuti, MM, pertama kali ia menerapkan teknik Shibori ini tahun 2016 pada acara KICI Mother’s Day di Kantor Pusat Budaya Rusia, Jakarta. Prestasi yang dicapai salah satunya adalah menciptakan Costume Team Misi Budaya di United Kingdom pada Juli 2018, dimana saat itu Indonesia berkompetisi dengan 50 negara meraih Juara Umum.

Sebelum memulai demo teknik Shibori, Ketua DWP Setjen Wantannas Ny. Santi Doni Monardo berpesan agar semua hal yang disampaikan oleh Ir. Ulupi Hastuti, MM bisa bermanfaat, terutama bagi mereka yang akan segera memasuki masa purna tugas, maupun anggota DWP yang masih aktif. Jadikanlah pembelajaran hari sebagai bekal dan penyambung silaturahmi kedepannya.