Sesjen Wantannas Pimpin Rakor Penataan Daerah Aliran Sungai Ciliwung

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Letjen TNI Doni Monardo mengungkapkan bahwa Setiap hari dan setiap tahun, jumlah uang yang digunakan oleh rakyat DKI Jakarta dan Jawa Barat akan semakin besar untuk membeli air minum karena tidak ada lagi sumber air yang bisa diolah dan dikonsumsi langsung oleh masyarakat DKI Jakarta dan Jawa Barat.

 

Hal ini disampaikan Letjen TNI Doni Monardo saat membuka rapat koordinasi penataan daerah aliran sungai ciliwung di Ruang Situation Room Kantor Setjen Wantannas Jalan Medan Merdeka Barat No.15 Jakarta Pusat pada Senin 30/07/2018.

 

“Sudah sepantasnya bangsa Indonesia seluruhnya berpikir yang terbaik bagi ekosistem, banyak negara sudah menerapkan Ecocracy yang merupakan sebuah teori tentang kedaulatan lingkungan. Kita tahu masalah demokrasi kedaulatan rakyat, kita tahu masalah teokrasi kedaulatan tuhan, tetapi yang memikirkan masalah lingkungan saat ini tidak banyak, lanjut Sesjen.

 

Masih dalam sambutannya, Sesjen juga menegaskan bahwa untuk membersihkan daerah aliran sungai ini tidak cukup hanya dengan membersihkan sampah yang terlihat saja, tetapi hal yang paling mendasar yang harus diperhatikan adalah membersihkan hati manusia. “Kalau kita tidak mampu mengubah pola dan kebiasaan masyarakat untuk hidup bersih, maka sampai kapanpun dan berapapun biaya yang dikeluarkan untuk membersihkan sungai akan sia-sia” tegasnya.

Sesjen berharap dengan penataan sungai ciliwung menjadi lebih bersih, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya serta akan muncul generasi-generasi cerdas yang bisa tumbuh sehat dengan sungai yang bersih.

 

Pada kesempatan rapat kali ini turut hadir Komandan Kodiklat TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Sumardjo Gatot Irianto, Asisten Pemerintahan DKI Jakarta Premi Lasari, serta perwakilan para Dandim Kota Depok, Bogor, dan Bekasi dan para pemangku kepentingan lainnya.