Amankan Pawai Asian Games, Korem 043 Gatam Siapkan 350 Personel

Deretan logo cabang olahraga Asian Games 2018 di Bundaran HI, Jakarta, (17/8/2017) (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Liputan6.com, Lampung Korem 043 Garuda Hitam akan mengerahkan 350 personel untuk mengamankan kirab Obor Asian Games 2018 di Provinsi Lampung. “Kita kerahkan 350 personel, bila dibutuhkan akan ditambah kembali,” kata Komandan Korem 043 Garuda Hitam Kolonel Kav Erwin Djatniko di Bandarlampung, Sabtu.

 

Dia mengatakan, pengamanan kirab obor Asian Games itu akan dimulai di Kabupaten Mesuji dan langsung dibawa ke Pemkab Tulangbawang untuk diinapkaan di kediaman rumah dinas bupati setempat. Setelah diinapkan pada tanggal 6 Agustus, obor akan kembali diberangkatkan ke Kota Bandarlampung melalui jalur-jalur yang telah disiapkan memggunakan kendaraan roda empat.

 

Selain itu, setiap anggota mengamankan jalur lintas Kirab Obor Asian Games dilengkapi dengan persenjataan lengkap, bahkan di setiap persimpangan, keramaian dan area khusus yang rawan dengan tindakan kekerasan tersebut disiapkan pengamanan khusus.

 

“Kirab obor Asian Games menjadi tantangan bagi kami, apakah bisa berjalan lancar atau tidak,” katanya.

 

Sedangkan bila di Bandarlampung, Korem 043 Garuda Hitam, telah menyiapkan pelari andalan yang juga meraih emas pada Pekan Olahraga Angkatan Darat (Porad) Ke-VIII 2018 di Magelang, Jateng yaitu Prada Asep Saifuddin merupakan anggota dari satuan Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya. Selain Prada Asep Saifuddin, Korem 043 Garuda Hitam juga telah menyiapkan 10 pelari handal yang didampingi 10 pelari dari Polda Lampung.

 

Erwin menjelaskan, kirab Obor Asian Games ini akan diterima di jembatan layang depan Mall Bumi Kedaton dan akan dibawa lari sepanjang 13 kilometer dengan keliling Kota Bandarlampung, serta finis di Tugu Adipura Bundaran Gajah Kota Bandarlampung.

 

Selain dari pelari dari saatuan Yonif 143/Tri Wira Eka Jaya, terdapat beberapa pejabat negara Seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mentri BUMN Rini Sumarno, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan beberapa forkopimda Provinsi Lampung yang juga ikut membawa Obor Asian Games tersebut, seperti Gubernur Lampung, Kapolda, Kejati, Ketua DPRD, Danpomal, Danbrigif dan terakhir Danrem 043 Garuda Hitam.

 

“Masing-masing bisa membawa lari Obor Asian Games sepanjang 200 meter, sedangkan saya bisa 2 sampai 3 kilometer,” jelasnya.

 

Setelah dibawa berkeliling, Kota Bandarlampung, Obor Asian Games akan diinapkan di Tugu Adipura dengan dijaga oleh personel Korem 043 Gatam. Dan pada malam harinya terdapat pesta rakyat untuk menyambut kedatangan Obor Asian Games ke 18 tersebut.

 

Penyambutan dan pesta rakyat ini menjadi sejarah Provinsi Lampung karena telah dilewati Obor Asian Games ke 18, atau Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan olahraga bagi negara-negara Asia tersebut yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.

 

Setelah diinapkan semalam di Kota Bandarlampung pada tanggal 9 Agustus 2018, Obor Asian Games akan kembali diberangkatkan ke provinsi selanjutnya menggunakan jalur darat dan langsung menuju pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan serta akan diseberangkan dengan kapal Roro jyang dikawal personel dari Korem 043 Gatam beraama anggota Polda Lampung selama di atas kapal.

 

“Para petugas keamanan dari korem 043 Gatam masih mengawal Obor Asian Games sampai dengan Pelabuhan Merak, bila sudah sampai di sana akan diserahterimakan kepada Korem yang ada di Provinsi Banten,” jelasnya.

 

Erwin mengharapkan, kepada seluruh masyarakat Lampung dapat menjaga keamanan selama kegiatan kirab Obor Asian Games di Provinsi Lampung, jangan sampai mencoreng dan merusak nama baik Lampung akibat hal-hal konyol yang bisa merugikan diri sendiri atau orang banyak.

 

Sumber: Liputan6.com