Kekhawatiran Atlet Termuda Indonesia di Pentas Asian Games 2018

Atlet muda skateboard Indonesia di Asian Games 2018, Aliqqa Novvery. (Liputan6.com)

Jakarta – Jelang pelaksanaan Asian Games 2018, sosok Aliqqa Novvery sudah menjadi bahan perbincangan publik. Hal itu berlatar statusĀ atlet termuda Indonesia yang bakal turun pada multievent empat tahunan tersebut.

 

Bagi Aliqqa, Asian Games 2018 adalah ajang internasional pertamanya. Hebatnya, saat ini ia baru berusia 9 tahun. Dan ia akan turun di nomor street putri. Untuk mengasah bakatnya, ia mendapat pelatihan dari Tony Sruntul, skater ternama Indonesia.

 

Nantinya, cabor skateboard Asian Games 2018 akan dipertandingkan di Jakabaring Sport City, Palembang, 28-29 Agustu 2018. Untuk mematangkan persiapan, pelatnas tim skateboard Indonesia pun dilakukan di Amerika Serikat selama sebulan.

 

“Saya sudah mulai main skate itu sejak usia 7 tahun. Pertama saya ikut lomba di Budiluhur Skate Park,” kata Aliqqa yang meraih gelar juara pada Last May Day Skateboard Competition di Greenskate Park Taman Mini itu, Mei 2017, di BSD XPark.

 

Dengan usia yang masih belia, postur Aliqqa pun bakal kalah dari skater-skater negara lain yang akan meramaikan Asian Games 2018. Karenanya, ada kekhawatiran dari Aliqqa mengenai postur lawan yang bakal lebih besar darinya.

 

Atlet muda skateboard Indonesia di Asian Games 2018, Aliqqa Novvery. (Liputan6.com)

“Rasanya senang banget bisa jadi yang termuda dari atlet-atlet lain. Tapi kadang deg-degan, soalnya lawannya (pasti) besar-besar, jago semua, dan berat-berat semua,” ia menambahkan.

 

Timnas skateboard Indonesia merasa optimistis menuju Asian Games 2018 setelah latihan di AS. Namun, untuk Aliqqa, ia tak dibebani target apapun. Meski begitu, ia berambisi menembus final.

 

“Ini kan saya baru pertama kali ikut pertandingan internasional. Saya sih target masuk final. Alhamdulillah kalau bisa dapat bonus medali. Intinya, sampai besar nanti saya mau jadi skater profesional,” Aliqqa menegaskan.

 

Sumber: Liputan6.com