Peran Serta yang Aktif dan Dinamis dari Seluruh Peserta Akan Mampu Hasilkan Produk Kajian yang Berkualitas

Setjen Wantannas untuk yang kesekian kalinya menyelenggarakan Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) di Jalan Medan Merdeka Barat No. 15, Jakarta Pusat, Selasa (18/09/2018). Pleno pembukaan Rakertas yang semula akan dibuka oleh Sesjen Wantannas Letjen TNI Doni Monardo, kali ini diwakili oleh Deputi Bidang Sistem Nasional Mayjen TNI Aris Martono Haryadi.

 

Sesjen Wantannas dalam sambutan tertulisnya menyampaikan ucapan terima kasih khususnya kepada para pakar dan narasumber yang selama tiga hari ke depan akan memberikan sumbang saran dan pemikiran kepada Setjen Wantannas dalam rangka penyusunan naskah atau kajian yang merupakan program dan produk prioritas dari Setjen Wantannas.

 

Selaku Sesjen Wantannas, sebagaimana disampaikan Desisnas, menaruh harapan besar pada kegiatan Rakertas ini, agar nantinya produk kajian yang telah melalui proses pembahasan dari beberapa tahapan mulai dari Rapat Kelompok Kerja (Pokja), Rakertas, Rapat Kelompok Kerja Khusus (Pokjasus), hingga Rapat Perumusan Kegiatan (Ramusmat) nantinya, memiliki bobot yang pantas dan nilai yang berkualitas untuk disampaikan kepada Ketua Dewan Ketahanan Nasional yang dalam hal ini dipimpin oleh Presiden RI.

Disamping itu, adanya peran serta yang aktif dan dinamis dari seluruh peserta Rakertas baik narasumber maupun pejabat Setjen Wantannas pada saat pelaksanaan diskusi, diharapkan mampu menghasilkan produk-produk atau naskah kajian yang pantas dijadikan rekomendasi bagi Presiden dalam mengambil kebijakan.

 

Adapun kedelapan materi dari empat Kedeputian di lingkungan Setjen Wantannas yang menjadi topik bahasan Rakertas sebagai berikut:

 

1. Kedeputian Sistem Nasional yang akan membahas tentang a) Antisipasi dan Solusi Imigrasi Perdagangan Konvensional ke E-commerce dalam rangka Menguatkan Ekonomi Berbasis Digital; dan b) Penataan Kebijakan Impor Guna Meningkatkan Perekonomian Nasional dalam rangka Ketahanan Nasional;

 

2. Kedeputian Politik dan Strategi yang akan membahas tentang a) Percepatan Penataan Kembali DAS Ciliwung Guna Meningkatkan Kualitas Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat dalam rangka Ketahanan Nasional; dan b) Pengembangan Komoditi Kelapa Guna Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Ekonomi Nasional dalam rangka Ketahanan Nasional;

 

3. Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan yang akan membahas tentang a) Optimalisasi Diplomasi Percepatan Penyelesaian Perbatasan Darat RI – Malaysia di Kalimantan Utara dalam rangka Ketahanan Nasional; dan b) Pengembangan Kerja Sama Indo – Pasifik untuk Mendukung Pencapaian Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia;

 

4. Kedeputian Pengembangan yang akan membahas tentang a) Akselerasi Pengembangan Budidaya Laut (Marikultur) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir dalam rangka Ketahanan Nasional; dan b) Antisipasi dan Solusi Berakhirnya Masa Kontrak Perusahaan Migas Guna Menjaga Ketahaan Energi dalam rangka Ketahanan Nasional.