KUNJUNGI PAPUA KEMBALI, SESJEN WANTANNAS TINDAKLANJUTI PROGRAM HOLISTIK PAPUA

Sesjen Wantannas Letjen TNI Doni Monardo melakukan kunjungan kerja untuk kedua kalinya ke Provinsi Papua sebagai tindak lanjut pelaksanaan program Holistik Papua.

 

Kunjungan kerja yang berlangsung mulai Kamis (8/11) hingga Sabtu (10/11) ini bertujuan untuk menyatukan visi berbagai kepentingan guna memajukan Papua dengan melakukan aksi nyata pembangunan. Salah satu program yang akan dilakukan adalah Program Emas Hijau dan Emas Biru yang telah dilakukan di daerah lain.

 

‌Pada hari pertama kunjungan, Sesjen Wantannas melakukan pertemuan dengan menghadirkan berbagai kalangan seperti pengusaha, akademisi, pemerintah daerah, media cetak maupun online yang dilaksanakan di Swiss-Belhotel Jayapura.

 

Dalam pertemuan tersebut Sesjen Wantannas mendapatkan banyak masukan-masukan dari berbagai pihak untuk Program Holistik Papua ini.

 

Sesjen Wantannas mengajak masyarakat Papua untuk berpartisipasi aktif pada kegiatan pembangunan khususnya dalam pemanfaatan dan pengelolaan potensi sumber daya alam yang sangat besar di tanah Papua.

 

Ia menegaskan bahwa kekayaan alam di tanah Papua sangat berlimpah diantaranya sagu, kopi, matoa dan berbagai potensi lainnya seperti di sektor kehutanan, pertanian dan perikanan yang bisa bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Sementara itu, pada hari kedua Sesjen Wantannas melakukan peninjauan program pembibitan tanaman buah dan sayuran di kaki Gunung Siklop.

 

Pembibitan tanaman yang dilakukan mencakup berbagai jenis tanaman seperti coklat, matoa, pinang, sayuran pokcay, cie sim dan lainnya.

 

Bibit ini rencananya akan disebar ke berbagai daerah di Papua tanpa dipungut bayaran. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini terbentuk mental menanam pohon-pohon yang produktif sehingga dapat mendapatkan nilai tambah bagi pendapatan masyarakat.

 

Kunjungan kali ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja sebelumnya. Program Holistik Papua yang dinamakan Papua Adil, Setara dan Sejahtera (Asasi)  dalam Bingkai NKRI ini kiranya mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Papua dan Papua Barat.

 

(wantannas.go.id)