BERIKAN KULIAH UMUM DI UPN YOGYAKARTA, SESJEN WANTANNAS AJAK MAHASISWA BERPIKIR OUT OF THE BOX

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Letjen TNI Doni Monardo menjadi pembicara di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta pada Kamis (22/11). Dalam acara tersebut, Sesjen didampingi oleh Anjak Bid. Renkon polkam Kolonel Arh. Dr. Budi Pramono, S.IP, M.M., M.A.

 

Dalam paparannya di depan para dosen dan mahasiswa UPN, Sesjen Wantannas membahas peran perguruan tinggi dalam bela negara. Peran generasi muda khususnya mahasiswa sangat penting dalam menghadapi berbagai ancaman baik dari dalam maupun dari luar negeri.

 

Sesjen mengatakan bahwa generasi muda saat ini harus mulai merubah perilaku dan kebiasaan dimulai dari hal-hal kecil seperti senyum, salam, sapa, dan silaturahmi, berpikir out of the box, bercita-cita menjadi pengusaha, serta bekerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas untuk meraih cita-citanya.

 

Banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh generasi muda saat ini dengan cara mengembangkan dan mengolah potensi lokal menjadi komoditi unggulan seperti mengembangkan sektor pertanian, dan perikanan.

 

Sementara itu, dalam sambutannya Rektor UPN Dr. Mohamad Irhas Effendi, MS menjelaskan bahwa UPN dibawah pembinaan Kemenhan diwajibkan bisa memproduksi lulusan sebagai komponen pendukung melalui bela negara sebagai implementasinya.

 

UPN juga mengimplementasikan bela negara berupa statuta dan peraturan Rektor. Di sektor pendidikan, UPN juga memprioritaskan mahasiswa yang mempunyai prestasi dalam bela negara.

 

Rektor UPN juga memaparkan bahwa dalam kurikulum kedepan akan ditanamkan belneg serta akan mewajibkan mata kuliah bela negara. Kedepannya, UPN dalam penelitian ilmiah akan ada skema penelitian khusus mengenai bela negara. UPN akan menyerap Rencana Aksi Bela Negara yang digagas Setjen Wantannas sesuai aturan yang sudah dicanangkan melalui Instruksi Presiden.