Bertemu Wantannas, Panglima TNI Minta Modul Bela Negara Tingkatkan Nasionalisme

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat menerima audiensi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Wantannas Mayjen TNI Doni Monardo beserta Staf di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (26/3). (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan siap mendukung program-program Dewan Ketahanan nasional (Wantannas) dalam rangka memformulasikan tentang tugas-tugas bela negara kepada seluruh komponen bangsa.

 

“Kita berharap Wantannas memiliki modul yang bisa dijadikan pedoman, karena bela negara ini bukan merubah fisik, akan tetapi berkaitan dengan perubahan mindset (pola pikir) dan pemahaman masyarakat Indonesia tentang nasionalisme dan bela negara,” tuturnya.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI saat menerima audiensi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Wantannas Mayjen TNI Doni Monardo beserta Staf di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (26/3).

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa adanya ancaman-ancaman kekinian yang dihadapi bangsa ini, seperti cyber threatbio threat, dan inequality threat, sehingga perlu diwaspadai dan menjadi pertimbangan Wantannas dalam penyusunan modul bela negara.

 

“Diharapkan, melalui bela negara, masyarakat Indonesia menyadari hal-hal yang dapat merusak tujuan dan kepentingan nasional Indonesia,” tegasnya.

 

Sementara itu, dalam audiensi tersebut, Sekjen Wantannas Mayjen TNI Doni Monardo menyampaikan tentang konteks pemahaman bela negara, di mana dapat diberikan kepada semua anak bangsa dari berbagai komponen dan berbagai unsur, suku, dan pekerjaan.

 

“Untuk itu,Wantannas sedang mempersiapkan modul-modul sebagai acuan pelaksanaaan bela negara,” ungkapnya.

 

Di samping itu, Doni juga menyampaikan bahwa saat ini Wantannas membutuhkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, khususnya dari TNI.

 

“Diharapkan setiap prajurit TNI yang terpilih dapat berkarir dengan baik di lingkungan Wantannas maupun di institusi TNI,” katanya.

 

Sumber: detak.co