Munas Hari Kedua, Peserta Dilatih Mengisi Matriks Pelaksanaan Aksi Nasional Bela Negara

(Foto: Humas Wantannas)

Musyawarah Nasional Penyusunan Program Bela Negara Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Setjen Wantannas resmi ditutup oleh Kasatgas Bela Negara Mayjen TNI Toto Siswanto pada Kamis (20/12/18) di Hotel Bidakara Jakarta Selatan.

 

Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan menyatukan persepsi dalam pelaksanaan Penyusunan Program Bela Negara Tahun 2019 kepada seluruh Pejabat yang membidangi urusan perencanaan pada Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah dalam rangka tersusunnya program bela negara sebagai salah satu program prioritas dalam rencana kerja pemerintah tahun 2019.

 

(Foto: Humas Wantannas)

Selain itu, peserta juga diberikan contoh untuk mengisi dokumen kesepakatan aksi nasional bela negara kementrian/lembaga dan pemerintah daerah tahun 2018 dan 2019. Dokumen tersebut merupakan kesepakatan antara Setjen Wantannas dengan K/L dan Pemda masing-masing mengenai kesanggupan pencapaian ukuran keberhasilan aksi nasional bela negara tahun 2018 dan 2019 yang dituangkan dalam Inpres No.7 Tahun 2018.

 

(Foto: Humas Wantannas)

Pelaksanaan aksi nasional bela negara pada K/L dan Pemda akan dipantau dan dievaluasi oleh Setjen Wantannas bersama Kantor Staf Presiden serta Bappenas.

 

(Foto: Humas Wantannas)

Para peserta dilatih dan diajarkan tentang tata cara pengisian matriks yang memuat 8 kolom yang terdiri dari kolom aksi, penanggung jawab, instansi terkait, indikator keberhasilan, ukuran keberhasilan, ukuran keberhasilan (B03, B06, B09, B12), persen capaian, serta data dukung.