Kedeputian Jiandra Dukung Terwujudnya Kawasan Ekonomi Khusus di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu

Bengkulu merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masih mengalami keterisolasian dari segi perekonomian. Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) melalui Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan melakukan Pengkajian Daerah (Kajida) ke Provinsi Bengkulu, yang sudah dimulai sejak Selasa (09/04/2019).

 

Tim Kajida Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan (Djiandra) yang dipimpin Laksda TNI Teguh Prihantono, S.Sos. Selaku Deputi, Teguh Prihantono menetapkan tujuan dari Kajida adalah melakukan kajian terhadap konektifitas infrastruktur angkutan terintegrasi, dan pengembangan pariwisata daerah guna meningkatkan perekonomian negara serta kesejahteraan masyarakat.

 

Kegiatan itu sendiri diterima langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Bengkulu.

 

Dalam sambutannya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengharapkan dukungan terkait pengembangan infrastruktur strategis Provinsi Bengkulu yakni Pelabuhan Pulau Baai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Rohidin Mersyah menyebutkan koneksitas dari pelabuhan Tanjung Priuk ke Pelabuhan Panjang Lampung, lalu ke Pulau Baai Bengkulu hingga ke Sabang, ini akan menjadi Poros Maritim utama di kawasan Barat yang akan memacu pertumbuhan dan mengendalikan inflasi.

 

Selain kajian infrastruktur dan pariwisata, pada kunjungan ini juga membahas rencana aksi nasional bela negara sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Bela Negara dengan melakukan On Air di RRI Bengkulu.

Pejabat Kedeputian Pengkajian dan Penginderaan yang turut serta antara lain Bandep Lingkungan Strategis Nasional Laksma TNI Nurhidayat S.H., Analis Kebijakan Bidang Politik  Keamanan Nasional Joko  Pandam. M, SH., Analis Kebijakan Bidang Sosial Budaya Regional Kolonel Inf. Suherlan, Analis Kebijakan Bidang Ekonomi Nasional Dr. Rustam, S.T,. M.Si. Kunjungan ini akan berlangsung sampai Jumat, (12/04/2019).