Sesjen Wantannas Hadir Dalam Pembukaan Festival Desa Wisata Nusantara

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Laksdya TNI Achmad Djamaludin menghadiri acara pembukaan Festival Desa Wisata Nusantara 2019, Selasa (13/08/2019) yang diadakan di Puri Agung Convention Hall Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Acara ini diinisiasi oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI serta didukung oleh Kementerian Pariwisata, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdaganan, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, pemangku kepentingan lainnya, dan beberapa Bank BUMN seperti Bank BRI juga Bank BNI.

 

Sesjen Wantannas Laksdya TNI Achmad Djamaludin turut mendampingi Menteri Kemendes PDTT Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.BA. bersama pejabat lainnya, membuka secara resmi Lomba Desa Wisata Tingkat Nasional, yang ditandai dengan membunyikan tifa, alat musik khas Indonesia bagian timur secara bersama-sama.

 

Menteri Kemendes PDTT Eko Putro Sandjojo dalam paparannya menyampaikan, salah satu target yang diharapkan dari lomba ini yaitu bisa mendatangkan 5 hingga 10 juta wisatawan pelajar atau pemuda (student/youth tourists) dari manca negara seperti Eropa, Amerika, australia, dan Asia yang bekerjasama dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) dan masyarakat Diaspora di luar negeri.

 

Lomba ini sendiri merupakan aksi bela negara yang implementatif dengan pendekatan Sinergi Pentahelix Lintas Sektoral. Kemendes PDTT sampai tahun 2019 sudah melakukan pembangunan di 116 Desa Wisata dengan jumlah total bantuan sebesar Rp.52.500.000.000,-. Diharapkan Desa Wisata tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat desa dan melakukan percepatan pengentasan kemisikan di desa. Sebagai penghargaan bagi desa yang telah sukses membangun Desa Wisatanya, Pemerintah menginisiasi ‘Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara 2019’.

Melalui ‘Lomba Membangun Desa Wisata Nusantara’ ini seluruh pemangku kepentingan dan elemen pelaku industri pariwisata dapat melihat dari sisi yang berbeda tentang desa, yaitu:

  1. Perubahan paradigma ‘Membangun Desa’ menjadi ‘Desa Membangun’, akan membuat masyarakat desa memiliki peluang besar untuk membangun desanya sesuai keunggulan desanya, salah satunya dari bidang pariwisata;
  2. Pembangunan dan pengembangan Desa Wisata merupakan salah satu solusi penting dalam menekan laju Urbanisasi; dan
  3. Pengelolaan destinasi wisata secara professional oleh BUMDesa akan mendorong industri pariwisata di desa sebagai daya tarik investasi yang kompetitif.

KRITERIA LOMBA

  1. Desa Wisata yang dapat menjadi peserta lomba adalah Desa Wisata dengan kategori Berkembang;
  2. Desa yang dapat mengikuti lomba adalah Desa Wisata yang mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten;
  3. Peserta lomba wajib melampirkan Peraturan Desa tentang Pembentukan BUMDesa;
  4. Peserta adalah desa yang destinasi wisatanya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa);
  5. Peserta belum pernah dan tidak sedang mengikuti lomba Desa Wisata tingkat nasional yang lain;
  6. Peserta wajib menuliskan cerita atau story tellingtentang aktivitas dan potensi Desa Wisata antara 600-1000 kata;
  7. Peserta wajib melampirkan link Instagram resmi Desa Wisata dan mengunggah video profil Desa Wisata dari akun youtube resmi milik desa (durasi maksimum 3 menit);
  8. Semua cerita/foto/video merupakan hasil karya desa sendiri dan tidak melanggar HAKI (Hak Kekayaan Intelektual).

PENDAFTARAN PERLOMBAAN

  1. Peserta yang dapat mengikuti lomba adalah 2 (dua) desa terbaik dengan melampirkan surat rekomendasi dari Dinas Pariwisata Kabupaten;
  2. Peserta lomba wajib mengisi dan melengkapi e-form di linkberikut: Https://Bit.ly/lombadesawisatanusantara;
  3. Pendaftaran peserta dimulai pada 13 hingga 30 Agustus 2019; dan
  4. Dewan Juri (Profesional dan Independen) akan menganalisa, memilih, dan  mengumumkan Pemenang Lomba pada 10 Oktober 2019.

HADIAH PEMENANG                              

  1. 10 (Sepuluh) Desa Wisata yang berprestasi akan mendapatkan bantuan pendirian “Sarana Akomodasi” (Homestay/Hostel) sebesar Rp 400,000,000,- (Empat Ratus Juta Rupiah), untuk tahun anggaran 2020, dengan persyaratan penyedian tanah oleh Pemerintah Desa atau Pemerintah Kabupaten/Kota; dan
  2. Juara 1, 2, 3, akan memperoleh hadiah berupa uang tunai sebesar; Rp 20 Juta, Rp 15 Juta, Rp 10 Juta, serta Juara Harapan 1, 2, 3, masing-masing akan memperoleh uang tunai sebesar Rp 5 Juta.

Informasi resmi dapat dilihat di situs Kemendes PDTT.***(np)