Setjen Wantannas Kembali Hadiri RDP Dengan Komisi I

Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) kembali menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR, Rabu (11/09/2019) bertempat  di Gedung Nusantara II Paripurna DPR RI Lantai 1, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta.

RDP yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPR RI Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, MSi dan diikuti beberapa anggota DPR ini juga dihadiri oleh Kepala BSSN, Gubernur Lemhanas dan Kepala Bakamla.

Sesjen Wantannas Laksdya TNI Achmad Djamaludin, pada kesempatan ini menjelaskan alasan dan pertimbangan terkait usulan penambahan anggaran Setjen Wantannas pada Tahun Anggaran 2020.

Keterbatasan anggaran di Setjen Wantannas sangat berpengaruh terhadap kualitas kinerja Setjen Wantannas. Oleh karenanya, Setjen Wantannas mengusulkan penambahan anggaran periode 2020 untuk Penyesuaian Standar Biaya Masukan (SBM) yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia serta untuk mengoptimalisasikan tugas pokok dan fungsi Setjen Wantannas.

“Komposisi anggaran Setjen Wantannas jauh dari ideal sehingga tidak mencerminkan tugas pokok dan fungsi Wantannas. Dengan pagu anggaran yang ada, saya optimis secara kuantitas target kinerja Wantannas akan tercapai, tetapi secara kualitas tidak bisa maksimal,” ujar Sesjen Wantannas.

Usulan penambahan anggaran ini diajukan dalam rangka penyesuaian dengan SBM untuk pengelolaan internal perkantoran dan kepegawaian serta honorarium narasumber yang bekerja sama dengan Setjen Wantannas.

Pengajuan penambahan anggaran ini juga direncanakan akan dialokasikan untuk pelaksanaan Sidang Dewan yang menjadi tugas dan fungsi utamanya Dewan Ketahanan Nasional, pengoptimalisasian penyusunan dokumen siklis yang menjadi produk Setjen Wantannas, serta kegiatan lanjutan dari Rencana Aksi Bela Negara Tahun 2018-2019.

“Harapannya, yang menjadi prioritas kami terkait SBM bisa terpenuhi. Kalau memang terkait bela negara tidak bisa terpenuhi, tambahannya kami fokuskan pada pemenuhan sesuai SBM Kementerian Keuangan,”

Sesuai dengan arahan Presiden, tahun 2020, Setjen Wantannas masih ditugaskan untuk menjadi koordinator aksi bela negara. ***(fn)