RAKERTAS SETJEN WANTANNAS KEMBALI BAHAS ISU KRUSIAL DI AWAL TAHUN 2020

Sekretariat Jenderal Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) di awal tahun 2020 ini mengadakan Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) yang membahas isu-isu krusial di masyarakat. Rapat kerja yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) Laksdya TNI Achmad Djamaludin yang akan berlangsung dari tanggal 11 Februari 2020 sampai 13 Februari 2020 di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dalam pernyataannya, Sesjen Wantannas mengatakan isu radikalisme masih menjadi topik hangat di berbagai kalangan saat ini.

“Sudah banyak langkah yang dilakukan pemerintah dalam menanggulangi masalah ini, baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dalam penanganan radikaliseme ini harus ada sinergi yang baik antar pihak yang berkepentingan, termasuk antar instansi pemerintah yang mempunyai tugas mencegah dan menangani radikalisme,” ujar Sesjen Wantannas Laksdya TNI Achmad Djamaludin.

Isu yang turut menjadi perhatian masyarakat seperti masuknya Cost Guard  Republik Rakyat Tiongkok yang mengawal kapal penangkap ikan di wilayah ZEE Natuna juga menjadi salah satu tema pembahasan Rakertas Setjen Wantannas pertama di tahun 2020.

Sesjen Wantannas mengungkapkan bahwa isu ketahanan energi juga tidak kalah pentingnya dibahas dalam forum rakertas.

“Kita ditantang harus bisa mengoptimalkan Energi Baru Terbarukan (EBT), karena sumber energi fosil yang kita miliki, lambat laun akan habis juga.  Energi baru terbarukan menjadi kunci sukses untuk mewujudkan ketahanan nasional di bidang energi,” ucap

Sesjen Wantannas berharap masing-masing kelompok dapat berperan aktif dan produktif agar produk kajian yang dihasilkan memiliki bobot yang pantas untuk dikirimkan kepada Presiden selaku Ketua Dewan Ketahanan Nasional.***(np)