Language:

Search

Sesjen Wantannas Kunjungan Ke Divisi Munisi PT. PINDAD Guna Dukung Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

  • Share this:
Sesjen Wantannas Kunjungan Ke Divisi Munisi PT. PINDAD Guna Dukung Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia

Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) RI Laksdya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., M.Tr.Opsla  terus mendorong pengembangan industri alat pertahanan nasional. Hal ini dilakukan dengan mengunjungi lebih lanjut PT. Pindad Divisi Munisi di Turen Malang, Rabu, 15 juni 2022. Kunjungan tersebut merupakan rangkaian dari kunjungan ke PT. Pindad Pusat di Bandung, Jawa Barat.

“Tujuan Wantannas RI kesini adalah untuk memberi dukungan terhadap kemandirian industri pertahanan Indonesia, Wantannas RI memang dirasa perlu meninjau secara langsung ke Divisi Munisi PT. Pindad untuk mengetahui hambatan dan kendala yang ada di sini”, jelas Sesjen.  

Sesjen Wantannas beserta tim disambut langsung oleh Direktur Bisnis Produk Pertahanan dan Keamanan (Dirhankam) Ir. Wijil Jatmiko Budi dan General Manager Divisi Munisi Muchsin Anwar. Selanjutnya kedua pihak membahas secara mendalam berbagai permasalahan dan kebutuhan serta solusi yang dihadapi oleh PT. Pindad dalam memproduksi dan memasarkan produknya.Dalam diskusi tersebut, ditemukan adanya permasalahan utama yaitu belum pastinya pemesanan amunisi, ketersediaan anggaran dari pihak user maupun konsumen serta peremajaan mesin. Hal ini sangat erat berhubungan dengan pengembangan kemampuan dan peningkatan alat produksi maupun profesionalisme SDM.

Saat kunjungan ke tempat – tempat produksi, didapati bahwa sampai saat ini supply bahan baku amunisi berupa Brass cup dan propellan masih di import dari luar negeri, sehingga apabila dilhat dari Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) masih jauh dari kata kemandirian produksi dan saat ini belum ada perusahaan dalam negeri yang mampu memprodusi bahan baku amunisi sesuai specktech yang dibutuhkan.

Mencermati permasalahan yang terjadi, Sesjen Wantannas berjanji akan membawa permasalahan dan usulan tersebut ke level kebijakan.

“Saya mengharapkan ada kesinambungan dan keberpihakan dari semua pemangku kepentingan produk dalam negeri agar kita segera menjadi tuan rumah di dalam negeri sendiri”, ujar Sesjen.

Dapat disimpulkan, perlu adanya kejelasan lintas renstra mengenai kebutuhan alutsista, agar industri pertahanan dapat mempersiapkan diri dalam membangun kapasitas dan kapabilitasnya. Program alih teknologi yang lebih terstruktur tak kalah pentingnya untuk meningkatkan kemandirian industri pertahanan serta penguatan industri hulu produk pertahanan, dan yang terpenting adalah perlu komitmen dukungan pemerintah.

Sesjen Wantannas menegaskan, agar PT. Pindad mampu menyesuaikan kebutuhan pengguna yang terkini serta selalu meningkatkan mutu dan kualitas produksi sehingga memiliki daya saing.

“Optimalisasi penggunaan produk industri pertahanan dalam negeri akan terus mendorong peningkatan dan kemandirian bangsa terhadap alpahankam.Untuk itu PT. Pindad harus meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan teknologi dan  produksi”, pungkas Sesjen.***(dfn)


Dewan Ketahanan Nasional R.I.

Dewan Ketahanan Nasional R.I.

Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia

Dikelola oleh Bagian Sistem Informasi, Biro PSP

lower-third-wantannas-hitam.png